SELAMAT DATANG DI KABUPATEN BOYOLALI

Kota Boyolali terletak atau 27 km sebelah barat Kota Surakarta 110°22’-110°50’ BT, dan 7°36’-7°71’ LS


Batas Wilayah :
Utara Kabupaten Grobogan dan Semarang

Timur Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Sukoharjo

Selatan Kabupaten Klaten dan DIY

Barat Kabupaten Magelang dan Semarang

Secara administratif terdiri dari 19 kecamatan, 4 kelurahan dan 263 desa.

Menyimpan berbagai macam potensi yang siap dikembangkan salah satunya adalah potensi pariwisata. Pariwisata Boyolali dibagi menjadi ke dalam 3 (tiga) wisata yaitu : wisata alam pegunungan, wisata tirta dan wisata ziarah. Wisata alam pegunungan di Kabupaten Boyolali menyajikan indahnya panorama Gunung Merapi sebagai gunung teraktif di dunia yang menyimpan segudang misteri yang menjadikan daya tarik tersendiri.

Pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Boyolali dibagi menjadi 3 Bagian yaitu :

Wisata Alam Pegunungan

joglo I, New Selo Theatre dan Gardu Pandang-Lencoh, Selo, Boyolali

Wisata Tirta

Kedungombo, Boyolali


Umbul Temanten - Pengging, Banyudono, Boyolali

Wisata Budaya dan Ziarah

Candi Lawang - Gedangan, Cepogo, Boyolali


Candi Sari - Gedangan, Cepogo, Boyolali

SELAYANG PANDANG

Susu segar dan Abon Sapi adalah salah satu minuman dan makanan khas yang ditawarkan selain masih banyak lagi makanan khas yang mudah didapat dan murah harganya Dinginnya udara pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung ke Selo sembari menikmati kehangatan sapa penduduknya dan nikmatnya jadah bakar yang baru diangkat dari perapian.
MAKANAN KHAS
Abon Sapi, Dendeng Sapi, Maning (Gurih, Pedes, Asin), Sambel Lethok/Tumpang, Susu Sapi Murni, Intip, Kripik Cakar Ayam



Jadah Bakar, Tempe/Tahu Bacem

SENI TRADISIONAL DAN BUDAYA


Event Saparan Pengging (Sebaran Apem Kukus Keong Emas - Pengging, Boyolali


Tari Topeng Ireng - Selo, Boyolali


Tari Prajuritan - Selo, Boyolali

Banyak even budaya dan seni digelar di Boyolali guna meningkatkan daya tarik pada obyek wisata. Sebagai contoh di Joglo I Lencoh Selo digelar pentas tari rakyat 2 kali pertunjukan setiap bulan.

Disamping itu para pengunjung juga dapat menikmati fasilitas melihat film di New Selo Theatre dengan tarif yang murah dan jika berminat wisatawan dapat melakukan aktivitas outbond dan pendakian Gunung Merapi-Merbabu yang tentunya jika anda berminat pula dapat ditemani oleh portir dan guide yang dapat anda hubungi di Tourist Information Centre Joglo I Lencoh Selo.

DESA WISATA SAMIRAN,SELO
Outbound (flying fox, team work, dan fun game)

Paket Live In
Merasakan suasana alam pedesaan yang masih alami khas daerah pegunungan dengan menginap dirumah penduduk setempat dan mengikuti aktivitas keseharian masyarakat Desa Samiran
Merasakan suasana alam pedesaan yang masih alami khas daerah pegunungan dengan menginap dirumah penduduk setempat dan mengikuti aktivitas keseharian masyarakat Desa Samiran

Paket Wisata Tematik
Tracking, Soft tracking, Petik sayur organik (wortel, brokoli, kol, tomat dan sayur mayur lainnya),
Menanam sayur, memetik buah stawberry, peternakan kelinci, green house tomat dan strawberry, pembuatan makanan khas (jadah), pembuatan kerajinan topeng dan kostum tari tradisional, belajar kesenian tradisional (Tari Turonggo Seto, Topeng Ireng dan gamelan), memerah susu sapi dan kambing etawa.

BIAYA PAKET / PACAGE COST
Paket 1 hari / 1 day pakage (2 hari 1 malam / 2 day one night)
Fix cost minimal untul 30 orang/ group
Traditional Rp. 300.000,-
Outbound Rp. 200.000,-

Hari ke 1/ day 1
Servis selamat datang/ welcome service
Pementasan seni tradisional/ traditional culture presentation

Hari ke 2/ day 2
Perah sapi / get fresh cow milk
Nonton Film di New Selo Home Theatre, Joglo I Lencoh Selo/ watching movies about Selo's culture
Outbound
Makan siang / lunch
Petik sayur / vegetable harvest
Pulang

Untuk permintaan khusus / variable cost
Kendurenan Rp. 10.000,- / orang
Learn traditional dance / music Rp. 50.000,- / orang


Untuk reservasi dan konfirmasi hubungi / for reservation / contact person :
Trijoko 085647154667
Dayang 0818263390
Bungalow dan Gedung Diklat Selo 0276-326006
Read More...

WISATA PEMERAHAN SUSU SAPI DI CEPOGO,BOYOLALI


Barangkali Anda salah satu penikmat gurihnya susu sapi segar. Hangatnya susu sapi, setelah dipasteurisasi, cukup nikmat dikonsumsi pada pagi atau malam hari. Bila ditambah sirup atau es batu, kesegaran susu pun terasa mak nyes di badan.
Pernahkah berpikir bagaimana sebotol susu segar sampai di tangan Anda? Mungkin Anda bisa menemukan jawabannya dengan berjalan-jalan ke Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Boyolali. Di desa ini Anda dapat berinteraksi dengan peternak sapi perah untuk melihat proses pemerahan susu. Tidak hanya itu, Anda pun dapat mencoba belajar memerah dengan bimbingan para peternak.
Desa Cepogo berada 13 kilometer ke arah barat dari kota Boyolali. Ketinggiannya 800 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki topografi dataran tinggi, dengan curah hujan 9000 mm per tahun. Oleh karena itu, kondisi ini menyebabkan Desa Cepogo cocok untuk peternakan sapi perah. Di Boyolali sendiri, sapi subtropis ini bisa hidup di wilayah berhawa dingin lainnya seperti Kecamatan Selo, Ampel, Musuk, Boyolali, dan Mojosongo.
Batas wilayah Desa Cepogo diapit oleh Desa Kembang Kuning di sebelah utara, Desa Mliwis di sebelah selatan, Desa Genting di sebelah barat, dan Desa Cabean Kunti di sebelah Timur. Desa yang dihuni lebih dari 1.600 KK ini, memiliki luas 350,35 hektar.
Akses menuju lokasi sudah berupa jalan beraspal. Hanya sedikit jalan aspal yang rusak. Kebanyakan jalan yang dilewati masih layak pakai. Kendaraan yang Anda gunakan sebaiknya dalam kondisi prima. Jalanan yang akan ditapaki cenderung menanjak. Konsentrasi tidak boleh menurun karena banyak jalan berkelok dan tidak terlalu lebar. Namun Anda akan dimanjakan indahnya pemandangan gunung Merapi di sepanjang perjalanan.
Masyarakat Desa Cepogo sangat ramah kepada pendatang. Sepanjang melintas jalanan di desa ini, ramah sapa senantiasa ditunjukkan warga dengan berucap, “Monggo, mas.” Tidak jarang pula warga mengajak mampir untuk sekedar minum teh di rumahnya. Sungguh, Anda bisa merasakan hubungan kekerabatan yang kuat di sana.
Di desa ini, Anda bisa mampir di Dusun Kupo dan Banaran. Pada kedua dusun ini banyak warga yang memelihara sapi perah. “Produksi susu sapi di Desa Cepogo banyak ditemui di Kupo dan Banaran,” ujar Abdul Choir, Kepala Desa Cepogo.
Pemerahan susu sapi dilakukan peternak pada pagi dan sore hari. Bila tidak ingin ketinggalan momen tersebut, Anda bisa datang sebelum pemerahan dimulai. Anda diperbolehkan melihat prosesnya di kandang dan melakukan pemerahan sendiri bila menghendaki.

Supriati, peternak sapi perah di Dusun Kupo, mengaku senang bila rumahnya didatangi wisatawan. “Masih sangat jarang ada wisatawan ke sini. Dulu pernah ada tamu rombongan yang ikut melihat langsung proses pemerahan. Hanya sekali itu saja tempat saya dikunjungi. Saya yakin bila banyak wisatawan datang, akan mampu mengangkat perekonomian warga,” ujar wanita 38 tahun ini optimis. “Ada 9 peternak sapi perah yang ada di sini,” lanjut Supriati.
Potensi wisata baru di Desa Cepogo ini ternyata belum tergarap maksimal. Dusun Tumang, bagian dari Desa Cepogo, lebih dahulu terangkat dengan kerajinan tembaganya. Sedangkan potensi agrowisata pemerahan susu sapi belum terlalu disosialisasikan.
“Saat ini yang cukup dikenal hanya Tumang yang menjadi pusat kerajinan tembaga. Belum ada instruksi dari pemkab dalam pengembangan wisata untuk sapi perah Saya menyambut baik bila Pemkab Boyolali juga turun tangan untuk mau mengangkat potensi wisata tersebut di desa ini, agar mampu mengangkat ekonomi warga,” ujar Abdul Choir.
Melihat penyediaan fasilitas wisata di Desa Cepogo, memang masih minim. Keberadaan homestay sulit ditemui di sini. Untuk mencari penginapan, wisatawan harus ke Selo yang jaraknya kurang lebih enam kilometer dari Desa Cepogo. Harga sewa kamar di sana berkisar antara 25 ribu hingga 100-an ribu rupiah.
“Kendala saat ini salah satunya adalah penginapan. Belum banyak warga yang bersedia menjadikan rumahnya sebagai penginapan. Namun bisa jadi kalau banyak wisatawan datang ke sini, warga akan tertarik membuatnya,” ujar Jamari, ketua RT 03/RW 03 Dusun Kupo, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Boyolali.
Kendala lain adalah keadaan kandang sapi yang terlihat kotor. Jumari khawatir bila wisatawan yang datang tidak terbiasa menghadapi hal-hal yang dianggap kotor, dia bisa merasa jijik. “Namun yang ini bisa disiasati dengan meminimalkan keberadaan barang-barang yang dianggap jijik dari dalam kandang,” kata Jumari.
Kotor memang sebuah anggapan. Namun dengan melihat dan mempraktikkan langsung pemerahan sapi, justru wawasan Anda akan bertambah dari sini.
Setelah menikmati proses pemerahan, Anda pun bisa membeli susu segar langsung dari peternak. Seekor sapi perah mampu memproduksi susu 10 hingga 15 liter per hari. Dari empat sapi perah produktif yang dimiliki Supriyati, misalnya, bisa dihasilkan susu segar sebanyak 50 hingga 55 liter sehari. Harga eceran susu tertinggi per liter sekitar Rp 2.800. Cukup murah bukan.
Hanya saja harga ini sebenarnya masih cukup memberatkan peternak. “Harga pakan ternak kualitas bagus, per kilo sudah Rp 2.500. Bila dibandingkan dengan nilai jual susu per liter, maka tidak terlalu sebanding marginnya. Maka dari itu, saat ini lebih banyak peternak yang beralih dari sapi perah ke sapi potong,” ungkap Jumari.
“Dalam sebulan saya bisa mendapatkan omset 1,5 juta. Tapi kalau pas deras-derasnya susu sapi pasca melahirkan, saya bisa dapat 2,5 juta. itu belum dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan,” keluh Supriyati.
Penggarapan peternakan sapi perah untuk tujuan agrowisata ini memang masih terkesan berjalan sendiri-sendiri. Di antara peternak sapi perah Desa Cepogo, belum terbentuk semacam kelompok sadar wisata yang berperan dalam peningkatan nilai desa dari sektor pariwisata. Bila ada wisatawan datang dan ingin berinteraksi dengan peternak, mereka bisa memilih sendiri salah satu peternak yang ada. “Semua peternak masih terfokus pada besaran peningkatan produksi susu dan penjualan,” kata Jumari.
Sebenarnya penggarapan potensi wisata pemerahan susu sapi ini siap diawali warga. “Penggarapan ini tidak lepas dari peran serta pemkab untuk serius memberikan fasilitas memadai sebagai tujuan wisata, termasuk dari sisi promosi Permodalan pun juga harus dibantu, misalnya, persoalan seputar pengadaan bibit dan pembudidayaan sapi perah. Saya yakin warga Desa Cepogo siap mewujudkan potensi ini,” pesan Abdul Choir
Read More...

10 HANTU PALING DI TAKUTI DI INDONESIA



10. Palasik
Palasik menurut cerita, legenda atau kepercayaan orang Minangkabau adalah sejenis makhluk gaib. Menurut kepercayaan Minangkabau, palasik bukanlah hantu tetapi manusia yang memiliki ilmu hitam tingkat tinggi. Palasik sangat ditakuti oleh ibu-ibu di di Minangkabau yang memiliki balita karena makanan palasik adalah anak bayi/balita, baik yang masih dalam kandungan ataupun yang sudah mati (dikubur), tergantung dari jenis palasik tersebut. Ilmu palasik dipercayai sifatnya turun-temurun. Apabila orang tuanya adalah seorang palasik, maka anaknya pun akan jadi palasik. Pada umumnya palasik bekerja dengan melepaskan kepalanya. Ada yang badannya yang berjalan mencari makan dan ada pula yang kepalanya yang melayang-layang mencari makan.

9. Kuyang
Kuyang merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi. Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan. Kuyang sebenarnya adalah manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi. Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, namun biasanya ia mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari, kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk dihisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya. Orang yang melihat kuyang terbang biasanya melihatnya seperti burung besar. Untuk menghadapinya, korban perlu menggunakan sapu ijuk atau memukulkan perabot rumah tangga seperti panci atau wajan.

8.Rangda


Rangda adalah ratu dari para leak dalam mitologi Bali. Makhluk yang menakutkan ini diceritakan sering menculik dan memakan anak kecil serta memimpin pasukan nenek sihir jahat melawan Barong, yang merupakan simbol kekuatan baik. Diceritakan bahwa kemungkinan besar Rangda berasal dari ratu Manendradatta yang hidup di pulau Jawa pada abad yang ke-11. Ia diasingkan oleh raja Dharmodayana karena dituduh melakukan perbuatan sihir terhadap permaisuri kedua raja tersebut. Menurut legenda, ia membalas dendam dengan membunuh setengah kerajaan tersebut, yang kemudian menjadi miliknya serta milik putra Dharmodayana, Erlangga. Kemudian ia digantikan oleh seseorang yang bijak. Nama Rangda berarti juga janda. Rangda sangatlah penting bagi mitologi Bali. Pertempurannya melawan Barong atau melawan Erlangga sering ditampilkan dalam tari-tarian. Tari ini sangatlah populer dan merupakan warisan penting dalam tradisi Bali. Rangda digambarkan sebagai seorang wanita dengan rambut panjang yang acak-acakan serta memiliki kuku panjang. Wajahnya menakutkan dan memiliki gigi yang tajam.

7.Leak


Dalam mitologi Bali, Leak adalah penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan sihir. Ramuan sihir itu dapat mengubah bentuk leak menjadi seekor harimau, kera, babi atau menjadi seperti Rangda. Bila perlu ia juga dapat mengambil organ dari orang hidup.
6.Wewe gombel

Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka mencuri anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. Bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya. Menurut cerita, Wewe Gombel adalah roh dari seorang wanita yang meninggal bunuh diri lantaran dikejar masyarakat karena telah membunuh suaminya. Peristiwa itu terjadi setelah suami dari wanita itu berselingkuh dengan wanita lain. Sang suami melakukan hal itu karena istrinya tak bisa memberikan anak yang sangat diharapkannya. Akhirnya ia dijauhi dan dibenci suaminya lalu dikucilkan sampai menjadi gila dan gembel. Disebut Wewe gombel karena kejadian in terjadi di daerah Gombel, Semarang. Jika kita berkendaraan dari arah jatingaleh ke arah banyumanik, maka akan terlihat bekas iklan bir bintang. Di situlah konon letak lokasi wewe gombel berada. Beberapa orang menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah lokasi kerajaan hantu. Menurut cerita itu pula, hal itu yang menyebabkan sebuah hotel yang terletak di dalam lokasi bukit gombel menjadi bangkrut.

5.Genderuwo

Genderuwo adalah sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwo terutama dikenal dalam masyarakat di Pulau Jawa (orang Sunda menyebutnya “gandaruwo” dan orang Jawa menyebutnya “gendruwo”). Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar teduh atau sudut-sudut yang lembab sepi dan gelap. Pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di Hutan Jati Donoloyo, kecamatan Sloghimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo, Kulon Progo sekitar 60 km ke barat Yogyakarta.

4.Pocong

Penggambaran pocong bervariasi. Dikatakan, pocong memiliki wajah berwarnah hijau dengan mata yang kosong. Penggambaran lain menyatakan, pocong berwajah rata dan memiliki lubang mata berongga atau tertutup kapas dengan wajah putih pucat. Mereka yang percaya akan adanya hantu ini beranggapan, pocong merupakan bentuk protes dari si mati yang terlupa dibuka ikatan kafannya sebelum kuburnya ditutup. Meskipun pocong dalam film-film sering digambarkan bergerak melompat-lompat, mitos tentang pocong malah menyatakan pocong bergerak melayang-layang. Hal ini bisa dimaklumi, sebab di film-film pemeran pocong tidak bisa menggerakkan kakinya sehingga berjalannya harus melompat-lompat. Kepercayaan akan adanya hantu pocong hanya berkembang di Indonesia, terutama di Jawa dan Sumatera. Walaupun penggambarannya mengikuti tradisi muslim, umat beragama lain pun ternyata dapat mengakui eksistensi hantu ini.
3.Tuyul

Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal tuyul, orang memasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya. Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam).

2.Sundel bolong

Sundel bolong dalam mitos hantu Indonesia digambarkan dengan wanita berambut panjang dan bergaun panjang warna putih. Digambarkan pula terdapat bentukan bolong di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Dimitoskan hantu sundel bolong mati karena diperkosa dan melahirkan anaknya dari dalam kubur. Biasanya sundel bolong juga diceritakan suka mengambil bayi-bayi yang baru saja dilahirkan.

1.Kuntilanak

Sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kamboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak juga senang menyantap bayi dan melukai wanita hamil. Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir. Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”.
Read More...

WISATA DI KABUPATEN BOYOLALI


Indotoplist.com : Kabupaten Boyolali terletak di sebelah barat laut wilayah Solo. Dengan keindahan pemandangan yang mempesona di antara dua gunung, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Kabupaten ini memiliki potensi pengembangan yang sangat tinggi di bidang Sumber Daya Alam dan Ekowisata, yang semakin diperkuat dengan keramah-tamahan penduduk.
Wisata Kabupeten Boyolali
Tirto Marto Pengging

Pemandian ini terletak di Desa Dukuh Kecamatan Banyudono yang pada jaman dahulu hanya dipergunakan untuk Raja-Raja dan keluarganya dari Kraton Kasunanan. Di lokasi ini terdapat beberapa sumber air dan semuanya melaksanakan tradisi padusan.

Umbul Ngabeyan merupakan pemandian Pakubuwono X dan lokasinya berdekatan dengan Umbul Dudo dan Umbul Temanten. Konon orang yang kungkum di umbul dengan hati bersih dan lapang bakal mendapat berkah.
Wisata Kabupeten Boyolali
Masjid Cipto Mulyo Pengging

Masjid ini merupakan peninggalan Raja Pakubuwono X dan berada di lokasi wisata air Pengging. Yang mana pemandian Pengging ini juga merupakan peninggalan Pakubuwono X dan kerabatnya. Arsitektur mesjid yang khas dengan ornamen dari kayu memperkaya warisan bangunan kuno di Solo Raya.

Di dekat lokasi masjid ini terdapat makam R Ng. Yosodipuro. R Ng. Yosodipuro merupakan salah satu pujangga Kasunanan Surakarta yang dimakamkan di Desa Pengging. Hidup di masa Pemerintahan Pakubuwono II, III dan IV. Jasanya dalam pengembangan sastra modern sangat besar.
Wisata Kabupeten Boyolali
Umbul Tlatar
Setiap dua hari menjelang bulan Puasa diadakan acara Padusan. Terdapat dua buah pemandian di sini yaitu pemandian umbul Asem dan pemandian umbul Pengilon.
Wisata Kabupeten Boyolali
Woodball Course Tlatar

Wood Ball Course ini berada di kompleks wisata umbul Tlatar. Woodball sendiri merupakan cabang olahraga yang berasal dari Taiwan, menggunakan bola yang terbuat dari kayu dan digerakkan dengan menggunakan stik kayu.

Kompleks olahraga ini sangat asri dengan dikelilingi dengan wisata air dari Umbul Tlatar, juga dilengkapi dengan rumah makan dan kolam renang.
Wisata Kabupeten Boyolali
Pesanggrahan Pracimoharjo

Terletak di Desa Paras berjarak sekitar 6 km ke arah Barat dari kota Boyolali. Merupakan petilasan sholat Sri Susuhunan Paku Buwono X yang masih dilestarikan sebagai obyek wisata minat khusus ziarah

Lokasi:
Desa Paras Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.
Wisata Kabupeten Boyolali
Obyek Wisata Selo

Obyek wisata yang terletak di sekitar gunung Merapi dan Merbabu atau tepatnya di kecamatan Selo ini merupakan obyek wisata pemandangan alam yang sangat indah dan memesona dengan panorama yang masih asli dan alami. Setiap malam 1 Suro diadakan acara Sedekah Gunung. Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif. Dengan beberapa puncak pendakian seperti Pasar Bubrah dan Puncak Garuda, dapat ditempuh dari Selo, tepatnya dari Pos Penjagaan Joglo. Gunung Merbabu merupakan gunung non aktif dengan medan terbuka dan berbukit-bukit dengan ladang-ladang petani. Pendakian Merbabu dapat ditempuh kira-kira 6 jam dari Selo.
Wisata Kabupeten Boyolali
Waduk Cengklik

Obyek wisata ini terletak di Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak ± 20 km, kearah timur laut Kota Boyolali.
Waduk dengan luas genangan 300 ha ini dibangun pada jaman Belanda, tujuannya untuk mengairi lahan sawah seluas 1.578 ha, bisa untuk latihan sky air.

Letaknya sangat strategis, berdekatan dengan Bandara Adi Sumarmo, Asrama Haji Donohudan, Monumen POPDA, dan Lapangan Golf.

FASILITAS / FACILITIES :
# Wisata Air / Water Resort
# Pemancingan / Fishing Area
# Rumah Makan Lesehan / Floating
# Restaurant.http://info.indotoplist.com
Read More...

just click this!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
    .

Video Gallery

JOIN US!!!!

klik di bawah ini ya!!!

klik juga!!!